Recents in Beach

header ads

Mengetahui Otentisitas diri untuk Rahmatan lil alamin


Sebelumnya aku sendiri telah melakukan tes sidik jari untuk meyakinkan diriku, potensi, bakat dan kecenderungan secara genetik aku ada dimana. Dan pada postingan sebelumnya aku merangkum dengan apa yang kudapat, pertama aku sendiri terkejut karena tidak seperti yang ku kira selama ini hasilnya, yang kedua aku sadar aku meremehkan konsepan orang lain dan menebak-nebak, secara genetik aku ada dimana dan taraa hasilnya berbeda setelah di tes, yang ketiga aku jadi salah kaprah menganggap diriku sebelum tes sidik jari ini dilakukan. Ya semua karena aku agak sok tahu mengenai sebuah ilmu dan terlebih aku merasa bisa, lalu meremehkannya.

Sekarang setidaknya aku mulai benar-benar sadar aku ini apa, dan oleh Tuhanku dikonsepkan menjadi apa.

Ya atas kesadaran ini dan rasa syukur memiliki kesempatan untuk mengetahui ini di kala masih muda menjadikan kesempatan ini sebagai modal untuk membangun masa depan, namun tetap aku merasa menyesal juga, mengapa tidak semenjak dulu aku mengetahui hal semacam ini jadi aku tak terlalu galau memikirkan tentang diri terus, semoga dengan ini bab hidup mengenai diri dapat selesai dan saatnya rahmatan lil alamin seperti yang dicita-citakan Tuhanku.

Lalu pada titik ini aku mulai bertanya, untuk bisa rahmatan lil alamin aku berperan sebagai apa? Untuk sekadar manfaat rasanya bisa dalam peran sederhana tapi untuk bisa menjadi ikigai dalam hidup rasanya gelap aku tak tahu apapun mengenai ikigaiku sendiri.

Malam ini aku benar-benar tak bisa tidur masih sama seperti malam sebelumnya, merangkai, memikirkan ini saja memakan waktu lama. Walau nyicil terus tapi ya Allah ya Rabb, aku sendiri tak habis pikir bagaimana dengan orang yang seumuran denganku yang tidak berkesempatan untuk menemukan otentisitas dirinya, entahlah aku hanya gundah gulana ya Rabb.

Sekali lagi aku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengetahui otentisitas diri melalui baik tes psikotes SMA, tes Streangth Typhology, MBRTI dan kini tes sidik jari STIFIn, aku sangat bersyukur sekali.

Tapi ya tadi aku bingung bagaimana dengan peranku atau ikigaiku kedepannya, aku bingung sungguh bingung dan capek untuk mengudar masalah ini ya Allah. Dalam yakinku aku yakin engkau memiliki rencana terbaik, dan rasa-rasanya aku masih belum disuruh untuk Rahmatan lil alamin secara lebih luas, lingkar diriku masih belum beres mengenai amanah kuliah dari ortu dan amanah organisasi dari lembaga, kalau aku tberhipotesa, mungkin maksud Allah selesaikan dulu tanggung jawabmu maupun urusanmu itu jangan ingin ditambah bebannya, nanti kalau itu sudah selesai barulah lanjut belajar menyelesaikan urusan level selanjutnya.

Posting Komentar

0 Komentar