Recents in Beach

header ads

Hidup Terasa Tak Menarik


Akhir-akhir ini hidup mulai tak terasa menarik, aku bingung dengan diriku, rasanya aku ingin kembali rebahan. Padahal setiap hari ada kerjaan, entah ngerjain tugas, amanah atau projek. Tapi tetap ngga menarik, berasa aku yang di suruh-suruh, aku pengen bebas..

Namun setelah aku membebaskan diri dari tugas-tugas, sebuah pilihan untuk tidak melanjutkan organisasi walau saat-saat dipuncaknya, aku dicalonkan untuk menjadi ketum, di calonkan lagi untuk menjadi lembaga tinggi setelah itu dicalonkan lagi untuk menjadi kadiv. Aku menolaknya mentah-mentah, disisi lain karena aku merasa tak pantas, disisi lain aku ingin bebas.

Tapi setelah beberapa minggu aku menjalankannya, ya benar aku sekarang bebas, tinggal amanah kuliahh tapi kok rasanya sepi sekali, hampa sekali. Bahkan ditiap harinya aku mulai bosan, aku mulai kehilangan arah, mengalami disorientasi, dismanajemen dalam hidupku. Entah kemana lagi aku dapat menghibur diri yang sedikit berguna, kalau bukan di organisasi yang dulu aku pernah aktif. Hiburan kini malah dapat menghabiskan banyak uang, menghabiskan tenaga dan mungkin senang sesaat saja tanpa ada ritme perjuangan dan sevisi seperti sebelumnya.

Aku berpikir hidupku benar-benar ngga guna, berasa ditinggal oleh lainnya, dan entah apa yang membuatku benar-benar hidup, hidup seperti ini sangat-sangat membosankan.

Sampai kapan aku mengalami disorientasi seperti ini, tak ada gairah dalam melakukan sesuatunya, aku sendiri bingung, dicampur sedih, kecewa dan kesal yang membara kepada diriku sendiri. Aku mencoba mencari jawaban kemanapun entah searching maupun keguruku yang sepuh.

Temukan ikigai, kata orang jepang, karena dengan hal itu hidup kita terasa semakin berharga, semakin semangat, bahkan ketika dalam kondisi letih sekalipun. Ikigai itu perpaduan dari : Passion, mission, visi hidup dan sosial, dan menghasilkan timbal balik kediri kita. Contoh rillnya yakni Pak Miyazaki seorang anime filmmaker dan pendiri studio ghibli. Hampir seluruh kisah hidupnya didedikasikan untuk membuat film animasi, bahkan saat sebelum meninggal beliau masih memiliki impian untuk dapat membuat film "How do you life?" yang rencananya akan di putar tahun 2020 nanti. Sebuah Ikigai yang dimiliki benar-benar menularkan semangat untuk yang lainnya.

Kata buya syakur, milikilah cita-cita, karena orang yang tidak punya cita-cita sama saja telah mati. Tak apa tidak tercapai-capai, yang dinilai bukan hasilnya. Tapi semangat juangnya, kerja kerasnya dan keputusan untuk tidak menyerah pada keadaan.

Kata Caknun, jadilah sesuai dengan yang Allah konsepkan kepadamu, kamu dikasih bakat apa, senang apa, minat apa tekuni sampai kamu ahli, kalau kamu ikan jangan bercita-cita ingin terbang, jadilah sebenar-benarnya ikan. Singkronlah dengan kehendak Allah kepadamu, manunggaling kawulo lan gusti.

Hidup pun harus selaras dengan rasa syukur, bukankah rumusnya gusti Allah jelas. "Siapa yang bersyukur akan kutambah nikmatku kepadamu". Ya sehampa-hampanya aku, sesusah-susahnya aku alhamdulillah kula masih diparingi sehat lan mangan lan sejen-sejen, Alhamdulillah :)
Menurutku bahagia itu sederhana, yakni dengan bersyukur dengan apa-apa yang telah Allah beri kepada kita.

Posting Komentar

0 Komentar