Atas semua hal yang kualami, kegagalan, kisah pahit, salah langkah bahkan merasa tidak berguna dan pupus harapan. Aku bertanya mengapa aku hidup ya Allah? Apa tujuan hidup? Apa arti hidup? Mengapa aku hidup? Untuk apa aku hidup?. Pertanyaan itu terus berulang, berputar-putar dan tak pernah mampu aku jawab.
Kutuliskan status pada WAku mengenai hal itu. Dan beberapa menit kemudian ada seorang temanku yang membantu menjawab hal tersebut. Katanya tujuan hidup itu untuk mendapatkan reward dari apa yang kita kerjakan dan arti hidup itu menjadi berarti ketika membantu orang lain. Singkatnya habbluminnallah wa habbulumminnash seperti itu.
Lumayan sih atas jawaban tersebut membuat aku ada alasan untuk hidup dan mengerjakan sesuatunya. Jujur aku masih belum puas atas jawaban tersebut, rasanya masih ada lubang dalam jiwa ini.
Ku searching lagi jawaban-jawabannya di internet dan kukunjungi beberapa majelis ilmu sampai nekat ke jakarta untuk menemukan jawabannya. Uangku habis, kuliahku diprediksi ngga lulus tepat waktu karena mencari jawaban hal ini, tapi bagaimana lagi aku benar-benar tak tahu harus melakukan apalagi di dunia ini, aku pupus, aku bingung kemana arah tujuan hidup ini. Materi yang pernah kudapatkan baik prestasi dan pengalaman-pengalaman lainnya rasanya tak berguna jika aku tak pernah menemukan mengapa aku harus hidup di dunia dan apa yang aku tuju.
Akhirnya setelah beberapa tahun, walaupun terluntah-luntah atas pertanyaan dasar dalam hidup ini aku menemukan jawabannya. Ya walau simpel yakni dari "Dia kembali/menuju kepadaNya". Ya hanya itu, cuma itu, sesederhana itu tapi pengalaman untuk mendapatkan jawabannya seabreg. Aku yakin tiap orang memiliki pengalaman berbeda-beda mengenai pertanyaan dasar ini tapi aku yakin jawabannya akan sesederhana itu.
Untuk bagaimana pengalaman insyallah nyicil pada tulisan-tulisan selanjutnya, semoga bermanfaat ^_^


0 Komentar