Recents in Beach

header ads

KKN UIN Dusun Cijaha, Kami Bahagia


Hari libur semester kali ini, suasana tempat tinggalku rasanya baru. Keseharianku kala itu sibuk dengan rencana libur panjangku, agar tidak  melewatinya dengan membuang waktu untuk kegiatan yang sia-sia. Perkumpulan Karangtaruna desaku membuatku keluar dari zona nyamanku, dimana aku mulai belajar bersosialisasi dalam ruang lingkup yang lebih umum.

Walaupun sejak dulu ku pupuk rasa berani ini, dengan mengikuti organisasi di sekolah tapi tak membuatku cukup berani berbicara di depan banyak orang. Rasa takut salah, malu bahkan gugup membuatku tidak percaya diri, dan itu suatu hal yang salah yang telah ku sadari. Pertemuan pertama yang luar biasa, mengikat silaturahmi diantara setiap insan baru dan ilmu baru yang mereka miliki membuatku sangat bersemangat.

Dengan salam sapa yang hangat, senyum manis yang indah, menyejukkan hatiku ketika pertama kali perkenalan itu terjadi. Sebelumnya aku belum cukup mengerti lebih jauh apa yang dimaksud dengan “Kuliah Kerja Nyata” atau yang sering ku dengar singkatannya yaitu “KKN”. Kata itu pertama kali kudengar di bangku sekolah dasar dulu. Dan dulu sempat bingung, kenapa mereka yang kudengar kakak KKN itu datang ke sekolah mengajariku banyak ilmu tetapi waktunya tak lama, tidak terus mengajar seperti guru di sekolahku, ya itulah pemikiran anak sekolah dasar yang begitu polos.

Setelah proses perkenalan itu terjadi, muncullah kegiatan baru yang begitu mengasikkan dan begitu berkesan, namun aku tidak dapat menghabisi waktuku untuk mempererat hubungan dengan mereka, karena batasan waktu dan mungkin kemampuan bersosialku kurang baik.

Kegiatan yang berkesan menurutku disaat semuanya dapat bertukar pikiran, saling menghargai pendapat, dan menemukan jalan keluar untuk kepentingan bersama, membuatku banyak mempelajari hal-hal baru.

Rasa kekeluargaan hari demi hari terbentuk dengan sempurna, saling membantu satu sama lain, berbagi canda dan tawa membuat desaku ramai karena hadirnya mereka. Senyuman anak kecil dan semangat menuntut ilmu menyambut kedatangan mereka dengan antusiasnya. Kegiatan terlaksana dengan baik, hubungan kekeluargaan warga dusun dan kakak KKN terbentuk sempurna, membuat cijaha desa kami semakin ceria.

Sejak itulah aku banyak mempelajari ilmu baru, lebih bersosialisasi dengan banyak orang, dan mengetahui apa itu “KKN”, menurutku yang mereka lakukan bukan hanya memberikan pengabdian baik kepada masyarakat saja, tetapi juga memberikan kesan indah yang tidak mudah kami lupakan.

Terimakasih banyak kepada kakak semuanya, telah berbagi ilmu, berbagi keceriaan, berbagi salam hangat dan senyuman yang begitu mengesankan, kami do’akan semoga kalian sukses menempuh jalannya masing-masing. Kakak KKN UIN 209 cijaha ceria, Kami bahagia ! sekali lagi terimakasih atas ilmu yang begitu bermanfaat untuk kami. Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, begitu pula setiap perpisahan sementara bisa dipertemukan kembali jika takdir menentukan itu terjadi. Salam hangat dari kami.

Oleh : Syifa Wahyuni

Posting Komentar

0 Komentar