Setelah kelulusannya, setelah di wisuda di fakultas teknik, tak pernah ku jumpai sedikitpun ia pamer tentang kewisudaannya. Dari dulu hingga kini semua biasa saja, tak pernah membangga banggakan dirinya. Kadang ku ingin bertanya pada dirinya bagaimana bisa ia setahan itu, di jaman yang setiap orang ingin dikenal di seluruh penjuruh dunia ini, dianggap hebat oleh setiap orang, dan di bangga-banggakan oleh sekitarnya melalui medsos.
Bahkan dirinya, hanya senyum saja saat ditemui. Agak misterius juga sih. Tapi selalu saja membuat jiwa tenang saat bertemu dengannya. Ahh sudahlah aku bahkan hanya mengira-ngira saja mengenai dirinya. Walau aku kenal dengannya sudah sangat lama, akan tetapi aku sendiri belum benar-benar mengenalnya.
Yang paling dilema ialah diriku, sekolah di bidang media dan aku sendiri tak tahan kalau harus mengikuti arus jaman. Ya kutahu orang tak mengenalku karena hal itu, tiap saat, orang mudah sekali berpresepsi tentang diriku, ya dikira aku orang paling gabut lah, orang pengangguranlah, tak tahu apa-apalah dan sebagainya.
Kesana kemari di dalam proses belajarku ini, masih terus mencari sosok guru yang benar-benar membuka pintu tentang dunia medsas dan medsos ini. Yang mana, yang kulihat semua kepura-puraan yang luar biasa di ranah medsos dan sosial. Namun apalah daya kini aku sendiri sedang menempuh studi di bidang media ini, yang benar-benar menambah dilemaku.
Jadi, bagaimakah aku harus bermedia sosial?
Bahkan dirinya, hanya senyum saja saat ditemui. Agak misterius juga sih. Tapi selalu saja membuat jiwa tenang saat bertemu dengannya. Ahh sudahlah aku bahkan hanya mengira-ngira saja mengenai dirinya. Walau aku kenal dengannya sudah sangat lama, akan tetapi aku sendiri belum benar-benar mengenalnya.
Yang paling dilema ialah diriku, sekolah di bidang media dan aku sendiri tak tahan kalau harus mengikuti arus jaman. Ya kutahu orang tak mengenalku karena hal itu, tiap saat, orang mudah sekali berpresepsi tentang diriku, ya dikira aku orang paling gabut lah, orang pengangguranlah, tak tahu apa-apalah dan sebagainya.
Kesana kemari di dalam proses belajarku ini, masih terus mencari sosok guru yang benar-benar membuka pintu tentang dunia medsas dan medsos ini. Yang mana, yang kulihat semua kepura-puraan yang luar biasa di ranah medsos dan sosial. Namun apalah daya kini aku sendiri sedang menempuh studi di bidang media ini, yang benar-benar menambah dilemaku.
Jadi, bagaimakah aku harus bermedia sosial?

0 Komentar